Kamis, 29 September 2011

Setting di XP Alternatif tanpa I/O Print

buat temen-temen yang udah kehabisan stok i/o print buat sharing printer server, mungkin ini bisa jadi alternatif. langsung aja kurang lebih begini caranya:

Siapkan 1 pc terinstall windows XP, kemudian ikuti langkah-langkah berikut.
  1. Aktifkan Other network File and Print services pada Add/Remove Windows Components di Control Panel
  2. Start Services TCP/IP Print server dan buat Startup tape menjadi Automatic
  3. Control panel àNetwork connection
  4. Klik kanan Local Area Connection, pilih tab AdvancedàSettingàcentang Firewall Off
  5. Masuk registry editor

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\LPDSVC\Parameters

  1. Dari menu Edit pilih NewàDWORD value
  2. Namakan menjadi SimulatePassThrough, double klik SimulatePassThrough setting menjadi 1, lalu OK

  1. Tambahkan printer (Add printer) di control panelàPrinters and faxesàAdd printerànext
  2. Centang Local printer attached to this computer, next
  3. Create new port, type of port : LPR port, next
  4. Masukan ip address komputer yang terpasang printer pada Name or address dan dan masukan nama sharing printer tersebut (harus diingat untuk di aix). Klik OK
  5. Pilih driver printer yang sesuai, next
  6. Pilih Keep atau Replace driver , next
  7. Masukan Printer Name (harus sesuai nama print lp AIX), next
  8. Sharing Printer Name (default), next
  9. Masukan Location&Comment (optional), next
  10. Test print (optional), next lalu Finish
  11. Rubah port sebagai port local, Klik kanan printer—properties—tab Ports, centang sesuai komunikasi printer (LPT atau USB)

Tambahkan printer di AIX

  1. Login sebagai root dan jalankan smit mkpq
  2. Pilih “remote..”
  3. Pilih Select "local filtering before sending to print server"
  4. Pilih “Other..”
  5. Pilih “generic”
  6. ASCII [namaprinterQueue]
  7. * HOSTNAME of remote server [ipKomputerXP]
  8. * Name of QUEUE on remote server [namaprinterSharing]
  9. Type of print spooler on remote server BSD +

CONTOH :

Add a Remote Print Queue with Local Filtering

Type or select values in entry fields.

Press Enter AFTER making all desired changes.

[TOP] [Entry Fields]

Description Generic Printer

Names of NEW print queues to add

ASCII [lp101]

GL Emulation []

PCL Emulation []

PostScript []

* HOSTNAME of remote server [192.168.221.221]

* Name of QUEUE on remote server [ospkc]

Type of print spooler on remote server BSD +

Send PASS-THROUGH FLAG to queue yes +

on remote server?

Backend TIME OUT period (minutes) [] #

Selengkapnya..

Tidak dapat load file jsp di IAS

khusus error message :

[warn] OPM: ADM: process 26844 created server process 32452 (group group2, module JServ), and inserted in proctable as entry 0

ApacheJServ/1.1: bindaddress is configured incorrectly

efeknya kita gak bisa load file jsp pada browser seperti contoh :

Solusi :

1. lihat process id (PID) pada log error pada /oraias/app/oracle/product/10222/Apache/Apache/logs/error_log

2. ps -ef|grep PID :

/$ORACLE_HOME/Apache/jdk/bin/java org.apache.jserv.JServ -opmpropfile /oraias/app/oracle/product/10222/Apache/Jserv/etc/jservSoap.properties -opmhost kdssvr -opmport 3339 -opmgrp group2 -opmindex 0 -opmprocid 2241279

3. lihat konfigurasi /oraias/app/oracle/product/10222/Apache/Jserv/etc/jservSoap.properties pada proses tersebut, dan fokus pada parameter bindaddress
4. sesuaikan konfigurasi bindaddress dengan alias pada /etc/hosts

5. semoga sukses

Selengkapnya..

Kamis, 20 November 2008

Huawei E220 dengan Antena External


It is possible to add an external antenna connector to the modem. You may use a standard cellphone to external FME-antenna adapter. Cut off the (proprietary) cellphone connector. Carefully strip the solder resist (varnish) from the groundplane on the PCB of the adapter, where you intend to solder the coax shield. Strip the coax, fan the shield braid and solder it to the ground plane. The center connector solderes easily in between the capacitor and inductor (see picture), leading to the center connector of the above mentioned internal connector. Be careful not to short the capacitor.

Tests were performed with a small yagi antenna. Signal strenght increases significantly from "poor" to "full" signal. However, the internal antenna does not seem to perform as well as before the modification. Hence, one should consider always using some sort of external antenna when the modification is applied.

Selengkapnya..

Kamis, 06 November 2008

Buat repository UBUNTU ke disk

Tutorial ini cocok bagi Anda yang memiliki krieria sebagai berikut:

1. Memiliki DVD Repository Ubuntu.
2. Sudah bosan memasukkan dan mengeluarkan DVD.
3. Memiliki ruang kosong pada harddisk yang cukup besar untuk menampung isi seluruh DVD Repository.
4. Ingin menyalin DVD Repository ke harddisk dan menggunakannya langsung dari harddisk.
5. Ingin dapat melakukan hal di atas dengan cepat dan mudah.

Pada dasarnya, hal yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut.

1. Menyalin isi seluruh DVD yang ada.
2. Mengatur aplikasi manajemen paket agar menggunakan repositori pada harddisk Anda.

Catatan: Tutorial ini merupakan bagian dari tutorial pembuatan repositori lokal. Silakan baca halaman tersebut jika Anda ingin mengetahui informasi lebih jauh tentang pembuatan repositori lokal.
Menyalin Isi DVD
# Agar repositori tertata dengan baik, buatlah sebuah direktori yang akan menampung isi dari seluruh direktori yang ada.

Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan Nautilus, Konqueror, mkdir, atau aplikasi kesukaan Anda lainnya yang dapat digunakan untuk membuat direktori.

Sebagai contoh, direktori tempat Anda meletakkan repositori adalah /home/iang/ubuntu/gutsy.
# Buat sub-direktori untuk meletakkan isi DVD. Jumlah sub-direktori yang perlu dibuat adalah sebanyak jumlah DVD yang ada. Agar mudah, Anda dapat menggunakan angka untuk direktori ini.

Sebagai contoh, jika Anda ingin menyalin isi DVD Repositori Ubuntu 7.10 "Gutsy Gibbon" yang terdiri dari 5 keping, maka buatlah sub-direktori 1, 2, 3, 4, dan 5 di bawah direktori repositori yang telah dibuat sebelumnya. Setelah kelima sub-direktori tersebut dibuat, Anda akan memiliki kelima direktori berikut.

1. /home/iang/ubuntu/gutsy/1
2. /home/iang/ubuntu/gutsy/2
3. /home/iang/ubuntu/gutsy/3
4. /home/iang/ubuntu/gutsy/4
5. /home/iang/ubuntu/gutsy/5

# Salin isi dari masing-masing DVD ke dalam direktori yang sesuai. Direktori yang perlu disalin dari DVD ada dua, yaitu:

1. dists/
2. pool/

Salinlah kedua direktori tersebut (beserta isinya) ke dalam direktori yang telah Anda buat sebelumnya pada langkah nomor 2.
Menggunakan Repositori
Setelah menyalin isi seluruh DVD, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengatur agar repositori yang baru Anda buat dapat digunakan oleh aplikasi manajemen paket.

Jika Anda berjiwa petualang dan ingin mengedit isi /etc/apt/sources.list secara manual, maka isilah berkas tersebut dengan format seperti berikut.

deb file:///home/iang/ubuntu/gutsy/1 gutsy main
deb file:///home/iang/ubuntu/gutsy/2 gutsy main restricted multiverse
deb file:///home/iang/ubuntu/gutsy/3 gutsy universe
deb file:///home/iang/ubuntu/gutsy/4 gutsy universe
deb file:///home/iang/ubuntu/gutsy/5 gutsy universe

Perhatian! Jangan asal copy-paste! Pastikan Anda telah melakukan perubahan sesuai dengan lokasi direktori repositori Anda maupun versi DVD Repository Ubuntu yang Anda miliki. Contoh di atas adalah untuk DVD Repository Ubuntu 7.10 "Gutsy Gibbon".

Informasi mengenai isi setiap DVD Repository yang ada dapat dibaca di IsiDvdRepository.
Menggunakan Synaptic
Jika Anda ingin menggunakan Synaptic, lakukan langkah-langkah berikut untuk mengatur penggunaan repositori lokal yang ada.

1. Buka Synaptic
2. Klik menu Settings => Repositories
3. Klik tab Third-Party Software
4. Klik tombol Add
5. Isilah setiap baris yang dicontohkan sebelumnya ke dalam kotak isian pada window yang muncul.

Contoh:

6. Ulangi langkah 5 sejumlah DVD yang ada.

Selain itu, Anda mungkin perlu mematikan penggunaan repositori dari Internet karena sudah tidak diperlukan lagi.

1. Masih pada window konfigurasi Repositories pada Synaptic
2. Klik tab Ubuntu Software
3. Matikan seluruh checkbox yang ada.

Contoh:

Setelah seluruh perubahan dilakukan, jangan lupa mengklik tombol Reload agar perubahan diterapkan.
Selengkapnya..